Ulangan 28:13 "TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia"
Tahu permainan ular tangga? Ketika engkau mengocok dadu dan menunjukkan angka tertentu, maka engkau harus menggerakkan biji permainan itu menuju kotak itu sambil menghitung angkanya sesuai angka dadu tadi. Dan jika tiba di satu kotak yang menggambarkan tangga, maka engkau beruntung akan langsung naik ke kotak yang ditunjukkannya, dan tentunya itu akan mempersingkat permainanmu dan memberikan peluang untuk menang. Tapi sebaliknya, jika engkau sampai di tempat yang ada ularnya, maka engkau harus turun ke tempat yang ditunjukkan ular itu. Artinya engkau harus berusaha lebih keras untuk mengejar ketinggalanmu, karena bisa jadi engkau tertinggal sekarang dan kalah.
Banyak orang bilang hidup ini seperti roda. Kadang kita berada di atas, kadang berada di bawah. Dan persis seperti permainan ular tangga itu, kadang kita beruntung naik ke atas, tapi kadang kita kurang hati-hati lalu tergelincir ke bawah.
Itulah perbedaannya ketika kita di dalam Tuhan. Ia tidak pernah mengatakan bahwa hidup kita seperti itu. Bahkan jika kita sungguh-sungguh berada dalam ketaatan kepadaNya, maka Ia memberikan jaminan bahwa hidup kita akan terus naik dan tidak turun. Kita akan menjadi kepala dan bukan ekor. Sangat berbeda dengan yang dikatakan orang-orang. Inilah yang harus kita imani. Bahkan jika seandainya hari ini engkau merasa bahwa sepertinya hidupmu sedang dalam kondisi yang sulit, itu bukan berarti bahwa engkau sedang berada di bawah roda, tapi justru engkau sedang dibawa Tuhan naik lebih tinggi ke level berikutnya. Kesulitan yang kita hadapi saat ini hanya sementara, sambil membawa engkau naik lebih tinggi lagi. Dan ingat, Ia akan selalu menopangmu.
Si ular memang akan selalu menantikan kita dan mengupayakan supaya kita tergelincir, tapi tangan Tuhan akan selalu menyediakan tangga untuk kita naik lebih tinggi lagi. Mana yang lebih kita percaya sekarang? Apakah si ular? Atau Tuhan sendiri? pastinya setiap kita sangat mempercayai Dia yang mengasihi kita.
Sumber : rotihidup.com




