RESCUE, LAST MAN OUT adalah tema National Strategic Gathering 2012. Pertama, ini sebagai sarana koordinasi dan konsolidasi serta membangun kebersamaan antara area-area. Alas an Christian Men’s Network hadir di Indonesia berkaitan erat dengan tema RESCUE, LAST MAN OUT, yaitu menyelamatkan pria-pria yang terbelenggu dosa dan yang membutuhkan pemulihan.
Dari National Strategic Gathering 2012 kita memiliki konklusi sebagai berikut :
RESCUE
Kesimpulan adalah melakukan apa yang sudah di tulis dalam form perencanaan kerja 2012
STARFISH
Starfish tidak berlaku untuk area, hanya berlaku untuk gereja atau institusi / domain sesuai dengan proses yang sudah ditetapkan
PELAYANAN UNTUK WANITA
• Christian Men’s Network memperlengkapi istri-istri peserta camp Pria Sejati atas dasar prinsip COVERING
• Christian Men’s Network bermitra dengan Wanita Bijak (WB) dan Chavvah Ministry
PEMURIDAN
• Pemuridan adalah ESENSI dari Christian Men’s Network
• Metode One On One akan dipertajam dalam proses perjalanan 2012
Demikian konklusi untuk National Strategic Gathering 2012 dan akan ditindak lanjuti / dituangkan dalam langkah-langkah kongkrit yang akan dibahas dalam Regional Strategic Gathering
Salam kegerakan,
Christian Men's Network Indonesia
Ayat renungan : Mazmur 118:19-29
Dalam film Up, Carl merasa dikecewakan oleh kehidupan. Ia dan Ellie bermimpi untuk bertualang ke air terjun Paradise. Ellie bahkan menyiapkan "Buku Petualanganku", dengan lembar-lembar kosong di belakang untuk mencatat perjalanan mereka. Namun, aneka masalah ban bocor, rumah rusak, dan penyakit, menunda rencana itu. Sampai Ellie meninggal, rencana itu belum terwujud. Carl menjadi duda yang menutup diri.
Suatu ketika Carl menemukan "Buku Petualanganku" itu. Ternyata Ellie sudah mengisi halaman-halaman yang semula kosong dengan foto-foto pernikahan dan kebersamaan mereka. Ia membubuhkan catatan, berterima kasih kepada Carl atas petualangan yang mereka lewati. Bagi Ellie,
kehidupannya sehari-hari bersama Carl ialah petualangan terindah.
Hari-hari kehidupan kita kerap tidak seindah impian; aneka masalahmembuat kita sulit bersukacita. Perasaan yang entah kenapa murung; situasi yang tidak dapat kita kendalikan; pengharapan yang terpupus; atau rasa bersalah akibat keputusan yang keliru semua itu merampassukacita kita.
Pemazmur memahami perasaan seperti itu. Ia menggugah kita untuk berpaling kepada Tuhan. Tuhanlah yang telah menjadikan hari-hari kita, maka Dia pula yang memegang kendali, menyediakan pemeliharaan, dan menguatkan kita dalam menghadapi setiap persoalan. Di tengah situasi sulit sekalipun, kita dapat menemukan sumber sukacita dan rasa syukur untuk menjalani "petualangan" hidup hari demi hari. Dengan segala suka dukanya, hari ini adalah kesempatan terindah yang dikaruniakan Tuhan bagi kita untuk hidup dan melayani Dia _ARS
"HARI DEMI HARI AKAN TERUS BERGANTI
ISILAH HARI INI DENGAN PERKARA YANG BERARTI"













